Wah di Indonesia sekarang sudah lain dari pada waktu 10 tahun yang lalu bisa merayakan Shien Cia. Tetapi sayang seribu sayang Jakarta dilanda banjir. 
Perayaan imlek, menurut sejarahnya, adalah perayaan kaum petani yang mengandalkan curah hujan supaya tanah gampang ditanami. Jadi, jaman dulu, kalau pas Imlek turun hujan, artinya rejeki tahun berikutnya akan lebih bagus. Tapi, kalau 'rejeki' ini berlimpahan sekali menjadi banjir, ya memang menyusahkan juga. Hanya saja, orang suka salah kaprah menyalahkan alam. Dari dulu, alam ya begitu: air mengalir ke tempat yang rendah, kalau dihambat ya meluber. Bener to, bu?